Perbedaan The Flash di Komik dan TV Series

Apa aja sih perbedaan The Flash di serial TV sama di komik? Penasaran? Simak aja deh!

Seiring dengan berjalannya serial TV The Flash di salah satu aplikasi streaming, CW App, semakin hari makin banyak orang membandingkannya  dengan versi komik. Perbedaan The Flash di dalam komik dan TV series memang cukup ramai dibicarakan di kalangan fans. Tapi kalau buat kamu yang baru ngikutin, alias masih awam, tentu masih nggak ngerti nih.

Apa yang diaptasikan dari komik ke live action dengan format TV series pastinya ada suatu unsur kesamaan, tapi pasti ada yang diubah sedikit apa yang ada di dalam komik dengan di layar kaca. Hal itu tentu dilakukan DC dan juga CW, yang membuat DCCW Universe, agar apa yang ditayangkan terlihat lebih masuk akal dan nggak terlalu mengada-ada. Dibikin relate dengan kenyataan lah pokoknya.

Seperti dikutip Ranker, ada beberapa hal yang tentu aja berbeda antara The Flash versi TV Series dan komik. Apa aja perbedaan The Flash di dalam komik dan TV series? Simak deh!

Joe West nggak pernah ada di dalam komik

Yup, ayah dari Iris West ini sebenernya nggak pernah ada dalam komik. Sama kayak perannya Quentin Lance yang jadi ayahnya Sara dan Laurel Lance di Arrow. Tapi, peran Joe West dalam serial TV ini sangat penting dan berpengaruh karena di dalam cerita yang ada di serial TV, ia juga menjadi ayah angkat Barry Allen, selepas kematian ibunya dan tuduhan yang dijatuhkan ke ayahnya dan harus dipenjara.

Caitlin Snow berperan baik

Caitlin Snow yang merupakan musuh di dalam cerita DC Comics ini lebih dikenal sebagai Killer Frost. Caitlin Snow yang diperankan Danielle Panabaker ini juga mempunyai peran penting dalam serial ini. Ia merupakan salah satu sahabat Barry Allen yang merawat Barry setelah Barry yang terhantam sama petir. Tapi, akibat dari Flashpoint yang di mana Caitlin menjadi korban dari ulah The Flash sendiri, harus memulai perannya sebagai Killer Frost dan menjadi musuh dari The Flash.

Iris West di dalam komik berkulit putih

Terdengar rasial tapi apa yang terdapat di dalam komik memang Iris West mempunyai kulit putih, sedangkan Iris West yang ada di dalam serial TV merupakan keturunan Afrika-Amerika yang diperankan Candice Patton. Tapi, si Candice ini cocok banget lho perannya sebagai Iris West dan nggak kalah hot!

Identitas Harrison Wells nggak ada di dalam komik

Di dalam serial TV, Harrison Wells akhirnya terungkap sebagai The Reverse-Flash atau menjadi rival abadi dari The Flash yang harus menyamar menjadi Harrison Wells. Kalau kamu belum tahu, si Harrison ini  lumpuh dan menjadi mentor The Flash sendiri, yang ternyata supaya si Harrison bisa menyerap kekuatan dari The Flash dan pulang ke masa depan. Namun, bagi musuh yang mempunyai nama asli Eobard Thawne ini ternyata di dalam komik nggak pernah menggunakan nama Harrison Wells.

The Flash merupakan warisan turun menurun

The Flash merupakan cerita yang udah lama ada yaitu dari tahun 1940. Tapi, di serial TV, The Flash dimulai dari tahun 2014. Seharusnya, dimulai dari awal mula dan diawali dari The Flash yang pertama, yaitu Jay Garrick, kemudian baru dilanjutkan oleh Barry Allen. Namun, di komik Barry harus mati dan digantikan oleh Wally West. Jadi, dalam serial TV, The Flash lebih didului sama The Flash versi Barry Allen dan kemudian setelah bermain sama waktu, The Flash ketemu sama The Old-Flash atau Jay Garrick.

Perbedaan The Flash yang cukup rumit bukan?

Peran Ronnie Raymond

Di dalam serial TV, Ronnie yang merupakan tunangan Caitlin Snow ini bekerja sebagai teknisi di S.T.A.R Labs. Padahal di dalam komik, Ronnie ini bekerja sebagai atlet.

Joe West bukan sebagai ayah tiri dari Barry

Barry yang kehilangan ibunya kemudian ditinggal oleh ayahnya yang harus dipenjara akibat tuduhan terhadap pembunuhan yang dilakukan oleh Eobard Thawne atau The Reverse-Flash/Prof.Zoom, harus jadi anak sebatang kara. Di serial TV, Joe West jadi ayah angkat atau wali dari Barry, padahal di komik, Barry mempunyai seorang wali bernama Darryl Frye yang merupakan seorang anggota polisi.

Captain Cold yang berwibawa

Dalam serial TV, Captain Cold yang merupakan seorang perampok, mempunyai tujuan menjadi kriminalis nomor 1 di Central City. Tapi, di komik Captain Cold punya aturan di mana saat ia memimpin The Rogues, nggak menggunakan narkoba dan nggak merampok hanya untuk nama, melainkan hanya untuk kesenangan dan nggak membunuh. Bahkan Captain Cold melarang buat mukul dan melawan anak-anak dan wanita.

Peran S.T.A.R Labs

S.T.A.R Labs merupakan markas buat Team Flash di dalam serial TV. Di komik, S.T.A.R Labs mempunyai peran untuk semua universe DC dan menjadi basis informasi.

Hubungan Caitlin dan Ronnie

Di komik, hubungan antara Caitlin sama Ronnie nggak begitu romantis. Di saat Caitlin jadi Killer Frost, ia memburu Firestorm karena cuma api yang dapat mengalahkan es. Tapi di dalam serial TV, hubungan antara Caitlin dan Ronnie sudah kejenjang tunangan sebelum insiden Particle Accelerator yang meledak. Saat Ronnie jadi Firestorm, hubungan mereka tetap berjalan sampe Ronnie dapat mengendalikan kekuatannya.

Heatwave membuat senjatanya sendiri

Di dalam serial TV, Mick Rory yang punya codename Heatwave ini dikasih senjata yang dapat mengeluarkan api dari partner-nya, Captain Cold, di mana senjata tersebut merupakan buatan Cisco Ramon. Padahal di dalam komik, Heatwave membuat senjatanya sendiri karena obsesinya sama api. Sampai sekarang, Heatwave menembakan api dari dadanya.

The Flash nggak mendapatkan kekuatannya dari Particle Accelerator

The Flash memang dapet kekuatan dari kecelakaan yang dialami Barry Allen. Tapi dalam serial TV The Flash, Barry mendapatkan kekuatannya karena kesengajaan dan akibat particle accelerator. Padahal di dalam komik, kecelakaan yang dialam Barry merupakan kejadian alami, tersambar sama petir.

Kostum The Flash yang muncul dari cincin

Dalam serial TV, The Flash selalu pajang kostumnya di S.T.A.R Labs. Tapi dalam komik, kostum The Flash dapat disimpan di dalam cincin dan saat beraksi The Flash cuma ngeluarin kostumnya secara otomatis dari dalam cincin dan memakainya tanpa terlihat.

Eddie nggak ada dalam komik

Eddie Thawne punya peran vital di serial TV, malah dia yang jadi leluhur dari Eobard Thawne. Padahal di dalam komik, karakter Eddie Thawne ini nggak pernah ada!

Barry Allen berambut pirang

Dalam komik memang Barry punya rambut berwarna kuning atau pirang. Tetapi di dalam serial TV, Barry punya warna rambut bleached. Terdengar sepele, tapi perbedaan antara karakter komik sama serial TV jadi kerasa beda.

Adakah perbedaan The Flash di dalam komik dan TV series lain yang bisa kamu temukan?

Written by
Comic makes you alive.

Is the Story Interesting?

0 0