Stranger Things Season 3 Review: Musim Terbaik Sejauh Ini

User Rating: 9.5
Stranger Things Season 3 Review
Tim mana nih yang jadi favorit kamu di Netflix Stranger Things 3? (doc. Netflix)

Siapa udah nonton Netflix Stranger Things 3 nih? Kalau belum nonton buruan nonton atau selesaikan segera deh sebelum lanjut baca Stranger Things season 3 review ini. Soalnya mungkin Stranger Things season 3 review ini akan mengandung spoiler buat kamu-kamu yang belum nonton. Serius. Soalnya saya memang nggak sabar untuk membahas serial paling hits tahun ini di Netflix.

Serius kalau belum nonton jangan lanjut baca!

Beneran deh, Netflix Stranger Things 3 ini buat saya adalah musim terbaik Millie Bobby Brown cs sejauh ini. Pembangunan karakternya pas, alur ceritanya juga menurut saya pas, The Duffer Brothers juga sukses memainkan emosi kita dari episode pertama sampai ke episode 8. Apalagi emosi dan adrenalin kita semakin naik setelah episode 4.

Feel-nya seperti waktu pertama nonton musim pertamanya, tapi kali ini lebih baik dan lebih bikin kita nggak pengen berhenti nonton dalam waktu satu hari. Kan kalau di musim pertama, kita bisa nonton ya paling nggak istirahat sehari alias nggak sehari abis gitu. Apalagi di musim kedua yang terasa boring dan agak kurang nendang, meskipun di penghujung musimnya adrenalin kita dibuat naik, tetap aja masih kurang nendang.

Perasaan happy kayak remaja, galaunya anak sekolah yang lagi dimabuk asmara, aktifnya remaja dalam membuat sesuatu yang seru atau sekedar seneng hangout sama temen bener-bener terasa banget di musim ketiga ini. Apalagi lebih berasa 80’s-nya sih kalau saya, terutama dari segi banyaknya warna bermain di setiap scene, nggak melulu gelap.

Ah ya, di sisi lain juga musik 80’s yang menjadi soundtrack atau backsound serial fenomenal ini juga nendang banget dan bikin kita pengen joget. Terutama duet antara Dustin (Gaten Matarazzo) dan Suzie (Gabriella Pizzolo) meskipun nggak begitu 80’s, tapi bisa langsung nempel di kepala kita. Ya, spoiler dikit emang, tapi udah dikasih tahu kan kalau jangan baca kalau belum nonton?

Satu masalah, lima “petualangan”

Yak, untuk kali ini kita akan melihat empat “petualangan” yang terdiri dari lima tim untuk menyelesaikan satu masalah baru, the return of The Mind Flayer. Ada lima tim yaitu tim Nancy (Natalia Dyer) dan Jonathan (Charlie Heaton); lalu ada Mike (Finn Wolfhard), Lucas (Caleb McLaughlin), dan Will (Noah Schnapp) yang kemudian bergabung dengan tim Eleven (Millie Bobby Brown) dan Max (Sadie Sink); serta tim favorit saya nggak lain nggak bukan ialah Steve (Joe Keery), Robin (Maya Hawke), Dustin (Gaten Matarazzo), dan Erica (Priah Ferguson); dan terakhir tentu aja Joyce (Winona Ryder), Hopper (David Harbour), dan Murray (Brett Gelman).

Masing-masing dari tim tersebut punya petualangannya masing-masing meskipun sumber masalah di musim kali ini ialah The Mind Flayer yang hinggap di tubuh Billy (Dacre Montgomery). Petualangan mereka bener-bener terbagi, mulai dari masalah hilangnya magnet di Hawkins, adanya secret base orang Russia di mall baru Hawkins, hingga “petualangan” mencari tahu kenapa cowok selalu salah di mata cewek. I mean seriously we will know it.

Yang menarik kali ini ialah petualangan masing-masing tim dan karakter akan bener-bener memainkan emosi kita. Mulai dari yang happy, sedih, deg-degan banget, sampai sebel sama tingkah salah satu karakternya, memang bener-bener deh The Duffer Brothers nih sukses lah di musim ini. At least for me.

Petualangan masing-masing tim memiliki bobot atau porsi yang menurut saya seimbang, timing-nya pas, dan ketika benangnya sudah menjadi lurus dan mereka menjadi satu tim yang utuh, ceritanya jadi lebih kuat dan kita semakin dibuat terombang-ambing emosinya plus bikin kita tuh nggak mau menunda melanjutkan episode-episode berikutnya. Seru deh pokoknya dan bikin kita lega di akhir episodenya.

Scoop Troopers stole the show

Lagi-lagi Steve Harrington stole the show! But right now with his Scoop Troopers. Ya, Steve nggak sendirian, bersama Dustin, Robin, dan Erica (adik dari Lucas) justru mereka lah yang menjadi kunci agar teror dari The Mind Flayer ini bisa teratasi. Aksi kocak nan konyol tim ini bener-bener bikin kita tertawa terbahak-bahak. Tentu aja dengan Never Ending Story-nya Dustin dan Suzie dong!

(You sing you lose)

Turn around
Look at what you see
In her face
The mirror of your dreams

Make believe I’m everywhere
Given in the light
Written on the pages
Is the answer to a never ending story

Reach the stars
Fly a fantasy
Dream a dream
And what you see will be

Rhymes that keep their secrets
Will unfold behind the clouds
And there upon a rainbow
Is the answer to a never ending story

Jadi kamu nyanyi nggak bacanya? Hehehe…

Yang bikin tim satu ini lebih menarik kisahnya ketimbang tim lain, bukan cuma karena adanya karakter-karakter baru yang lebih banyak terlibat kayak Erica dan Robin. Erica memang sempat tampil beberapa kali, tapi baru kali ini ia lebih banyak terlibat. Pun demikian dengan Robin, meskipun karakter baru tapi udah mencuri perhatian kita aja.

Kisah antara Steve dan Robin juga menjadi selingan yang menarik dan cukup all out kala mereka berdua babak belur dan harus diinterogasi menggunakan “obat” yang bikin mereka mabuy. Yang nggak kalah menarik adalah akhirnya rasa penasaran kita sama Suzie dan “Kok bisa Dustin punya cewek?” adalah momen terbaik dari tim ini. Kocak banget dan di saat genting masih bisa nyanyi dengan bahagai. Gila!

Aksi Steve, Robin, Erica, dan Dustin ini patut diapresiasi, meskipun bukan mereka yang pada akhirnya mengakhiri segalanya tapi peranan mereka ini penting banget. Meskipun aksi mereka juga konyol abis.

Tidak berakhir begitu saja ternyata…

Saya kira dengan berakhirnya musim ketiga, berakhir pula Stranger Things series. Namun nampaknya kita masih akan diajak berpetualang sama The Duffer Brothers. Ya, musim keempatnya memang mungkin akan muncul dan kalaupun kejadian kita masih belum tahu kapan, tahun depan mungkin?

Di sisi lain memang masih ada sejumlah tanda tanya sebenarnya. Mulai dari kenapa kok The Mind Flayer bisa kembali dengan kekuatannya dan apakah masih ada makhluk lainnya selain Demodogs yang ada di Russia? Apakah Hopper masih hidup dan kalau pun masih, kenapa dia bisa ada di Russia? Mungkinkah The Upside Down akan lebih luas lagi di musim keempat nanti, karena sumber masalah kini ada di Russia?

Ya, banyak pertanyaannya ya. Tapi setidaknya sejauh ini kita udah puas dengan musim ini, termasuk perlu sekali kita mengapresiasi Dacre Montgomery yang tampil sangar dan all outhe’s much better be Billy rather than Jason in Power Rangers, hahaha… Ah ya, tentu aja remaja idola kita semua tampil meyakinkan dan bener-bener menggambarkan remaja banget.

Bagaimanapun musim keempat nanti, yang jelas saya sih pengen banget Dustin dan Suzie ketemu, Steve dapet cewek, Max jadi makin gemes (eh), dan tentu aja ceritanya lebih asik dan dikemas dengan lebih seru! Komentarin aja Stranger Things season 3 review ini di kolom diskusi di bawah ya!

Cek lebih banyak asupan pop ciltire Stranger Things atau tulisan menarik lainnya dari Satria Pamungkas.

Summary
Musim ketiga Netflix Stranger Things akan bikin kamu nggak mau meninggalkan satu episode pun dalam satu hari. Serial ini mesti segera kamu tonton dan habiskan dalam satu hari, karena moodnya akan beda kalau langsung dihabiskan sehari. Musim terbaik lah sejauh ini.
Good
  • Kita disajikan petualangan baru yang fresh dan seru dengan lima sudut pandang akan satu masalah
  • Scoop Troopers bener-bener mencuri perhatian di musim ini
  • The Duffer Brothers sukses memainkan emosi kita sepanjang musim ini
  • Soundtracknya bener-bener menghiasi musim ini dengan baik
  • Dustin feat. Suzie is the best thing here!
Bad
  • Meninggalkan pertanyaan seperti kenapa The Mind Flayer bisa kembali dan bisa meneror Hawkins lagi, kurang terjawab dengan baik sih
9.5
Amazing
Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

0 0