Tower of God Episode 1 Review: Wajah Baru Industri Anime

User Rating: 8
Tower of God Episode 1
Singkat kata, saya sangat suka dengan pewarnaan anime ini.

Selama ini sumber material anime berfokus dari Jepang, biasanya diambil dari manga atau light novel. Namun seiring waktu negara-negara sekitar Jepang ikut terpengaruh gaya seni serta alur cerita ala manga. Satu persatu menunjukan kualitasnya dan naik daun. Sebut saja manhwa populer yang sekarang sudah menjadi anime; Tower of God.

Manhwa karya Lee Jong-hui, atau dikenal sebagai SIU ini menceritakan tentang Twenty-Fifth Baam (harafiah: Malam Ke-25), dan upayanya memanjat menara. Menara ini spesial karena dipercaya dapat mengabulkan permintaan bagi siapapun yang bisa sampai ke puncaknya.

Serial animasi Tower of God ini telah tayang pada awal April dan merupakan buah kolaborasi Naver Line Webtoon serta Crunchyroll. Studio yang mengerjakan animasi adaptasinya adalah Telecom Animation Film, yang pernah mengerjakan Phantasy Star Online 2 The Animation (2016), serta Chain Chronicle. Bahasa yang digunakan para penayangannya adalah bahasa Jepang, dengan nama-nama seiyuu handal seperti Hayamin Saori dan Nobuhiko Okamoto.

Enjoy read also: Mengenal Tower of God; Manhwa Hits Yang Jadi Anime

Kualitas Warna Memanjakan Mata

Impresi pertama saya untuk Tower of God Episode 1 adalah bahwa pewarnaan dalam anime ini pantas diacungi jempol. Webtoon sendiri biasanya sudah penuh warna dalam setiap rilisannya dan anime Tower of God mempertahankan gaya pewarnaan ala webtoon. Jika ada yang menjadi peningkatan dari source material, tentunya adalah desain karakter yang dibuat lebih bagus, warna yang lebih kontras, dan garis border yang lebih tebal.

Desain karakter yang dipermak sehingga terlihat lebih baik dari versi webtoon nya

Story

Tower of God Episode 1 menceritakan latar belakang Bam yang bertekad memanjat menara untuk bertemu dengan Rachel, perempuan yang sepertinya sangat berarti bagi Bam. Pada episode ini Bam juga menyelesaikan test pertama dengan bantuan yang diberikan oleh Putri Ha Yuri Jahad, yang memberikannya Black March, pedang milik kerajaan Jahad.

Tower of God Episode 1

Kerajaan ini sepertinya terikat kepada menara dalam beberapa aspek. Tercermin dari dialog Headon yang mengatakan bahwa Yuri terancam eksekusi bila ia ketahuan berada di menara, serta larangan dimana Yuri tidak boleh berada di arena test tiap lantai.

Akan sangat menarik untuk menggali lore dunia yang ada dalam Tower of God, serta pengaruh mereka pada karakter dan jalan cerita.

Webtoon Sebagai Masa Depan Industri Animasi

Bukan hanya Tower of God yang menjadi judul kolaborasi Crunchyroll-Naver Line Webtoon. Noblesse, salah satu judul webtoon yang populer juga direncanakan adaptasi serinya. Sebelum itu Noblesse telah merilis satu episode OVA yang dikerjakan oleh Production I.G, dan kemungkinan studio yang sama akan mengerjakan versi serialnya.

Walau masih dibayangi oleh manga yang lebih dulu hadir dan mengembangkan industri, webtoon ada dalam format yang sesuai bagi pengguna gadget, dan orang-orang yang lebih menyukai sistem digital. Keunggulan format ini, proses produksinya  jauh lebih murah, dan memungkinkan untuk membuat seri bewarna yang lebih menarik dalam aspek visual.

Di sisi lain, Jepang sedang terbuka terhadap luar negeri dalam merilis judul-judul anime, berkat kemudahan yang diberikan oleh layanan streaming on-demand. Memilih satu judul yang sudah populer di luar negeri, dan mengangkatnya sebagai adaptasi anime adalah langkah yang tepat untuk mengumpulkan penggemar baru, dan memanjakan penggemar lama.

Secara pribadi, saya melihat hal ini adalah kesempatan agar lebih banyak kreator berbakat dapat dilirik oleh dunia luar, dan agar semakin banyak karya menarik yang bisa dinikmati oleh para penggemar.

Cek untuk lebih banyak lagi artikel tentang ANIME atau tulisan-tulisan menarik lainnya dari Leo Agung, Joyfriends!

Editor: Amos Anugrah

 

Summary
Tower of God adalah anime yang bisa memulai adaptasi karya-karya luar Jepang menjadi seri animasi. Ia menjadi angin segar dalam industri yang semakin mendunia, dan kualitas yang diberikan juga tidak main-main. Baik aspek visual, seiyuu, serta story, diperhatikan untuk menghadirkan versi adaptasi yang diterima oleh penggemar anime yang sedari dulu mengonsumsi karya-karya dari Jepang.
Good
  • Artstyle yang di-improve, dan pewarnaan yang menarik
  • Lore dunia yang misterius
  • Memiliki source material dengan fanbase yang sudah ada
Bad
  • Dengan banyaknya chapter webtoon yang sudah rilis, rasanya agak sulit merangkum semuanya kedalam satu cour tayang
  • Studio dengan karya minor yang kurang dilirik penonton
8
Great
Written by
Pencari gem anime terbaik setiap season, cita-citanya yang paling besar adalah jadi karakter OP di seri isekai.

Is the Story Interesting?

0 0