Mai Hiro, Sebuah Representasi Seni Mainan Plastik Karya Nakanari

Tony “Nakanari” Shiau kreator dari Spiki dari Mai Hiro berbagi cerita menarik tentang seni dan mainan. (doc. Nakanari)

Di dunia pop culture, kamu dapat menemukan berbagai macam produk seni unik dan menarik. Nggak terkecuali dalam sebuah mainan. Seperti mainan plastik yang dibuat dan didesain secara menarik oleh brand Mai Hiro.

Brand bernama Mai Hiro ini fokus pada desain karakter dan ilustrasi, salah satu karya mereka yang udah menjadi sebuah produk seni adalah Spiki. Karakter lucu dan imut yang sekilas mirip karakter anime dan game Sonic ini dibuat oleh sang co-owner dan creative director Mai Hiro yang juga teman kami di Orlando, Florida, Amerika Serikat yaitu Tony “Nakanari” Shiau.

Beberapa waktu lalu kami berbincang-bincang dengannya yang kebetulan lagi mampir ke Jakarta sebelum bertolak ke Surabaya, menghadiri sebuah seminar dan workshop. Kami berbincang tentang seni dalam sebuah mainan yang dibuatnya. Karena karyanya tersebut bukanlah mainan biasa, melainkan sebuah mainan yang collectible dan memiliki daya tarik seni tersendiri. Berikut perbincangan kami dengan Tony atau akrab disapa Nakanari:

Pertama-tama, bisa jelasin nggak tentang mainan kamu dan kenapa memilih untuk membuat mainan?

Spiki adalah kesayangannya Mai Hiro dan saya, karena ia adalah sosok dari saya sendiri. Kami juga sedang mulai fokus kepada seri terbaru Spiki, yaitu seri Mini Spiki (Spiki Chisaii), yang merupakan versi lebih kecil dari Spiki dan dia mengunjungi Perta bersama saya.

Platform baru membuat kami dapat berkolaborasi dengan seniman yang berbeda-beda. Kami punya proyek ke depan lainnya yang telah dipersiapkan dengan baik, tapi terlalu dini untuk memberitahunya sekarang. Kami juga baru saja membuat branding untuk beberapa bisnis lokal di daerah Orlando yang memiliki potensi untuk berkembang beberapa tahun ke depan.

Ah, ya, anyway saya merupakan seniman yang belajar otodidak, jadi saya belajar membuat mainan, seperti plush dan mengukir dengan clay, yang dibuat dalam in-house dengan produksi yang lebih kecil. Untuk memenuhi lebih banyak produk untuk disuplai ke beberapa toko, kami perlu mengembangkan produksi kami. Satu-satunya cara untuk memproduksi mainan “nyata” dengan material vinyl adalah dengan membuatnya di China.

Spiki dalam bentuk dan gaya yang berbeda, tapi dia tetaplah seorang ninja. (doc. Nakanari & Mai Hiro)

Ngomong-ngomong arti dari Spiki apa sih?

Dia adalah seorang penghayal dan selalu ingin menyelematkan dunia dengan caranya sendiri. Ketika Spiki lahir, dia ingin berbagi ceritanya dengan semua orang.

Mainan kamu adalah sebuah seni. Meskipun cuma mainan, tapi ada pesan dibaliknya. Pesan apa yang ingin kamu sampaikan lewat mainan yang udah kamu buat?

Mai Hiro adalah platform untuk kami mengekspresikan desain dan seni kami, sama seperti mengkomunikasikan passion kami. Setiap tahun kami memperkenalkan mainan baru, apparel, dan proyek-proyek lainnya. Kami nggak percaya dalam menghasilkan uang, tapi percaya dalam bersenang-senang. It’s a self-belief and Mai Hiro is self-funding.

Datang ke dunia ini, kamu harus punya alasan. Menjadi pahlawan adalah untuk peduli dan menolong dunia. Saya percaya hal-hal kecil yang kamu lakukan di dunia ini membuatmu menjadi pahlawan. Mai Hiro adalah sebuah pesan yang mengatakan bahwa kamu dapat melakukan apapun rintangannya untuk menjadi pahlawan. Saya pikir penting untuk memiliki hubungan dengan orang-orang. Kamu mungkin dapat memengaruhi mereka untuk bekerja lebih keras.

Apa inspirasi kamu dalam membuat mainan, dari sudut pandang artistik?

Saya terinspirasi dari seniman bernama Michael Lau. Setelah melihat karyanya, saya mulai membuat mainan vinyl atau plastik. Saya pikir menjadi fans beratnya sejak kecil juga menjadi faktor besar ya. Mainan telah menjadi bagian besar dalam hidup saya.

Pada taun 80-an, saya menonton He-Man dan saya suka mengoleksi mainan He-Man. Waktu saya kecil, saya selalu berpikir, “Setelah saya punya banyak uang saya akan beli semua mainan yang saya bisa!” Saya suka mainan Gundam, He-Man, superheroes, dan umumnya vinyl toys.

Saya tidak melihat mainan hanya sebuah mainan. Saya melihatnya sebagai wadah untuk sebuah seni. Kadang-kadang ide saya muncul dari hal dasar seperti ikon lama Disney. Inspirasi datang dari mana saja dan kamu nggak akan pernah tahu kapan ia datang, jadi kamu harus selalu terbuka.

Juga, saya selalu meluangkan waktu untuk berkembang. Datang ke toko buku dan pameran seni untuk mencari inspirasi baru. Kapan saja saya mencoba hal baru, itu membuat saya lebih tertarik untuk bekerja dan ingin untuk menyelesaikannya setelah memulainya, ketika mengembangkan kemampuan saya.

Kenapa kamu memilih warna dasar hitam sebagai warnanya Spiki?

Being an artist, I’m always looking for something simple and cutting edge to represent my work and signature style. Alasan kenapa Spiki berwarna hitam adalah karena dia adalah ninja super yang ingin menyelematkan dunia. Tentu saja kami memiliki versi lain Spiki saat dia lagi berlibur menjadi ninja, hahaha…

Oh iya, kenapa namanya Spiki?

Spiki adalah karakter imut dengan rambut yang crazy, jadi saya menamakannya seperti gaya rambutnya itu.

Karya dari Mai Hiro lainnya, nggak cuma Spiki. Ini lebih ke tampilan binatang, seperti monyet. (doc. Nakanari & Mai Hiro)

Seperti apa pandangan kamu tentang pop culture masa kini, khususnya di mainan yang berseni seperti Spiki?

Pasar kami masih sangat terbatas dan targetnya kolektor-kolektor yang menyukai seni dan desain kami. Mereka mengerti nilai sebuah desain. Saya percaya bahwa seni atau desain adalah sesuatu yang dinilai oleh mata manusia dan hanya akan menarik pada seseorang yang tahu nilai dari sebuah potongan senin dan ingin membelinya.

Buat saya penting untuk membuat desain yang luar biasa untuk audience yang benar-benar mencintai Mai Hiro atau Spiki.

Apa proyek terbesar yang akan kamu buat setahun ke depan atau 4-5 tahun mendatang?

Kami punya ide untuk bekerja sama dengan Gibson Guitars untuk sebuah acara. Jadi Mai Hiro dan teman baik saya, Dave Quiles, mengkurasi gitar custom dalam sebuah acara seni bernama Art AssaultIt featured top notch artists like Michael Lau, selebritas Jeff Bridges, and other highly skilled designers to do one of a kind custom guitars.

Kami sedang bekerja dengan Gibson Guitar dan the Grammy Music Care Foundation, which is sebuah proyek konsultasi baru. Ini adalah proyek charity untuk membantu musisi atau anak-anak belajar musik. Brand kami selalu membuat variasi dan memperluasnya sampai ke industri yang berbeda.

NB: Artikel ini merupakan tulisan ulang dari artikel asli yang ditulis penulis pada akhir 2016 lalu di Hangoutindo.com. Artikel ini telah diedit ulang dan disesuaikan dengan kebutuhan pembaca.

Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>