Jody Johan, Produser Musik Indonesia yang Merintis Karir di Amerika

Ini nih sosok produser musik Indonesia yang nggak karirnya nggak kalah keren dari Rich Chigga di Amerika! (doc. Jody Johan)

Orang Indonesia yang sukses itu banyak banget. Bahkan yang terekspos di media-media mainstream atau media sosial itu bisa dibilang masih segelintir aja. Jody Johan, orang Indonesia yang kini berprofesi sebagai produser musik dan tinggal di Amerika pun juga termasuk orang Indonesia yang sukses.

Jody, cowok kelahiran 14 Oktober 1998 ini sebenernya lebih lama tinggal di Singapura, tepatnya sejak Desember 1998 sampai ia berusia 18 tahun, sebelum kemudian pindah dan kuliah di Amerika. Awalnya Jody lebih dikenal sebagai YouTuber, tapi sebenernya dia sejak dia kelas 7 di Singapura, dia udah mulai mengawali karirnya sebagai aktor di sebuah televisi Singapura.

Sejak YouTube menjadi fokusnya, ada satu titik di mana ia kemudian banting setir untuk fokus di musik. Bukan jadi seorang penyanyi, tapi ia memilih untuk jadi produser, Executive Producer tepatnya.

Saya berkesempatan buat ngobrol-ngobrol dengan Jody yang nan jauh di Amerika dan mengulik soal karir serta sedikit latar belakangnya. Seoptimis apa dia di dunia musik, apalagi musik yang diusungnya memiliki unsur musik latin. Simak deh obrolan kami di sini!

Kenapa lo tinggal di US, ketimbang di Indonesia? Apakah itu mempengaruhi lo dalam membuat karya?

Kenapa gue tinggal di Amerika, karena di sini pusatnya film terutama Hollywood. Gue lagi ambil kuliah Sarjana Film di sini. Namun, gue juga tertarik membuat musik, sejak gue mulai main musik di usia 6 tahun, makanya gue merasa di Amerika berkembang itu lebih besar kesempatannya. Gue nggak bilang di Indonesia jelek, tapi semoga aja suatu hari nanti gue bisa balik ke Indonesia membawa karya-karya gue. Sejujurnya banyak artis atau musisi Indonesia mencoba meniti karir di Amerka, dan karena gue udah di sini, kenapa nggak gue ambil kesempatan ini kayak mereka.

Gue nggak bilang di Indonesia jelek, tapi semoga aja suatu hari nanti gue bisa balik ke Indonesia membawa karya-karya gue. Sejujurnya banyak artis atau musisi Indonesia mencoba meniti karir di Amerka, dan karena gue udah di sini, kenapa nggak gue ambil kesempatan ini kayak mereka.

Lo kan awalnya concern bikin konten YouTube, kenapa sekarang milih jadi produser musik?

Semua orang bisa bikin YouTube. Gue rasa nggak ada lagi originilitas lagi di YouTube. Semakin hari banyak orang bikin video di YouTube dan itu lebih mudah, sedangkan bikin musik, ada dua jenis di tahap pertama. Dua kategori itu adalah lagu yang bagus dan jelek. Setiap lagu punya ceritanya sendiri, instrumental sendiri, dan lainnya yang bikin lebih menarik.

Cover single LOCA LOCA yang digarap Jody berkolaborasi dengan Kongus dan Alliud Armas. (doc. Jody Johan)

Apa yang bikin lo pengen terjun di dunia musik?

Kalau gue punya suara yang bagus atau latihan dari kecil, mau gue jadi penyanyi. Tapi sayangnya suara gue nggak bagus. Namun itu nggak bikin semangat gue bikin musik surut. Gue seneng jadi produser eksekutif soalnya perannya besar, investment dan membantu artis-artis kecil menjadi besar atau membuat lagu-lagu mereka jadi kenyataan. Orang-orang bilang jadi produser eksekutif gampang, tapi sebenernya nggak.

Genre apa yang lo usung sebenernya? Soalnya ada hip hopnya juga, tapi entah kenapa jadi agak ada latin-latinnya juga?

Gue suka musik pop, gue suka dengerin Justin Bieber, Ariana, Shawn Mendes, dan lainnya. Lebih ke pop dan musik top Billboard sih. Gue masuk ke musik latin/reggaeton soalnya gue mau mencoba sesuatu yang baru yang gue suka. Gue nggak mau berpikir sempit. Kalau gue suka pop, ya nggak harus bikin musik pop juga kali, gimana kalau musik latin jadi tren baru? Ya, jadi gue harus fleksibel dan berpikiran terbuka dengan ide-ide dan genre baru.

Gue nggak mau berpikir sempit. Kalau gue suka pop, ya nggak harus bikin musik pop juga kali, gimana kalau musik latin jadi tren baru? Ya, jadi gue harus fleksibel dan berpikiran terbuka dengan ide-ide dan genre baru.

Apakah lo terdorong karena suksesnya Rich Chigga? Karena secara eksekusi musik dia bikin musik yang emang ditujuin untuk orang-orang internasional, termasuk yang lo lakuin sekarang.

Sejujurnya, Rich Chigga menunjukkan ke orang-orang kalau ada harapan buat siapa aja bisa sukses di musik, khususnya untuk orang Indonesia. Ya dia sukses di Amerika, tapi nggak begitu di Indonesia awalnya, apa karena rasnya? Dia populer di Indonesia belakangan ini, tapi kenapa dia nggak gabung dengan label Indonesia meskipun musiknya rap? Gue seneng sama Rich Chigga a.k.a. Brian Immanuel dan gue merasa terhormat ketemu dia Oktober ini. Jadi

Gue seneng sama Rich Chigga a.k.a. Brian Immanuel dan gue merasa terhormat ketemu dia Oktober ini. Jadi sebenernya bukan karena Rich Chigga gue bermusik,  dia musisi, sedangkan gue produser. Orang-orang membayarnya, dan gue bayar orang, jadi itu beda banget. Sejujurnya gue harus bilang gue bangga berada di industri musik Amerika, sedangkan gue bukan orang sini.

Kenapa pilih berkolaborasi dengan orang lain? Nggak sendiri dulu?

Gue ini kan produser eksekutif, beda sama artis. Gue nggak nyanyi, tapi gue bener-bener bikin keseluruhan proyeknya dan merealisasikannya. Gue beruntung punya penyanyi yang cukup dikenal yang mana merupakan anak dari peraih penghargaan Latino Grammy Award dan ini merupakan langkah besar buat gue untuk bisa terhubung dengan Grammy Award.

Ngomong-ngomong LOCA LOCA yang jadi lagu pertama lo ceritanya tentang apa sih?

LOCA LOCA itu bercerita tentang lagu tentang cewek yang bipolar, dan dia ini cewek yang gila. Ah ya, Loca sendiri dalam bahasa Spanyol artinya itu gila.

Ceritain dong proses penggarapan LOCA LOCA!

Prosesnya berjalan lancar, gue ketemu produser musik lainnya itu via online dan saat itu dia lagi ada di Miami. Gue pun ke sana dan ketemu dia, ngobrol dan diskusi, terus setuju untuk bikin ini jadi proyek pertama gue. Dia kerja dengan penyanyi gue, Alliud Armas dan dia merekomendasikan gue.

Ketika udah berjalan, gue terkejut dengan gimana online bikin dampak yang besar. Gue positif aja dan menjalaninya, sampai akhirnya LOCA LOCA jadi dalam waktu dua bulan, totalnya. Bener-bener pengalaman yang luar biasa bekerja dengan orang-orang baru, berbeda negara dan budaya.

Udah kepikiran bikin EP atau Album setelah ini?

LOCA LOCA ini single pertama gue sebagai produser eksekutif dan untuk sekarang, gue fokus untuk promosiin lagu ini. Soalnya gue tahu ada potensi dan setelah ini gue akan mengerjakan proyek lain, apapun itu, tapi bukan album atau EP.

Seberapa serius memangnya lo di dunia musik?

Setiap industri sangat kompetitif, banyak banget kompetisinya. Kalau gue nggak serius, gue nggak akan nulis ini sekarang. Gue ngerjain semua kerjaan gue dengan serius dan gue akan berjuang untuk apa yang gue percaya dan bakal buktiin ke orang-orang gue bisa melakukannya. Gue juga udah invest di proyek gue ini. Makanya gue serius ngerjain proyek ini.

Kalau ada kesempatan, gue mau tinggal di tempat lain dan bawa nama Indonesia. Soalnya orang akan lebih serius ketika lo berada di suatu tempat dan membawa nama negara kebanggaan lo.

Akankah lo memasukkan unsur Indonesia kalau suatu waktu merilis video klip?

Jelas dong! Gue emang merencanakannya, tapi sekarang belum momennya aja dan ketika udah ada sponsor yang tepat, gue bakal bikin artis dan kru gue ke Indonesia. Soalnya gue bangga banget jadi orang Indonesia dan semoga aja bakal segera kewujud untuk proyek yang ini!

Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

1 0