Bam Mastro Tegaskan Eksistensi Lewat EP Kedua

Begini lah kisah di balik EP kedua Bam Mastro yang memiliki judul sangat panjang ini. (doc. Bam Mastro)

Bam Mastro terus melanjutkan perjalanan musiknya dengan bernaung di bawah namanya sendiri. Setelah merilis single dan video musik Inamorata dan memberikan preview dalam showcase pada akhir Maret kemarin, frontman dan vokalis Elephant Kind ini menuntaskan janjinya dengan merilis EP keduanya I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist.

Tajuk yang cukup panjang bukan hanya sebagai rangkaian kata yang memiliki makna unik, tetapi juga memiliki ikatan personal bagi Bam Mastro pribadi yang sekaligus menjadi gambaran keseluruhan dari isi EP keduanya ini. 

“Saya merasa sulit untuk menemukan tempat yang memang cocok untuk saya. Di manapun saya berada, saya selalu merasa jika saya berbeda dari yang lain. Bukan hanya tentang saya yang merasakan, tapi juga ketika berinteraksi dengan mereka yang ada di mana pun, sering terjadi dimana apa yang saya utarakan selalu memiliki sudut pandang berbeda dan cenderung kontra dengan mereka kebanyakan,” ujarnya dalam rilisan pers yang kami terima. 

Berbeda dengan Elephant Kind yang digawangi oleh beberapa kepala lainnya, Bam Mastro begitu leluasa berpikir dan bergerak dalam proyek musik solonya ini. Masih memiliki semangat yang sama seperti kali pertama ia merilis EP perdananya, I Bleach My Skin pada 2017 kemarin, Bam kembali menuangkan kegelisahan dalam EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist, tapi dengan cara yang berbeda.

“EP pertama dan EP kedua ini masih merangkum apa yang ada di benak saya, kegelisahan yang saya rasakan dari sudut pandang saya pribadi. Hanya saja untuk kali ini dikemas begitu berbeda dibandingkan EP pertama kemarin. EP I Bleach My Skin berbicara tentang kekesalan saya terhadap perbedaan warna kulit dan ras di mana orang Indonesia seakan meninggikan mereka orang-orang asing dan dikemas dalam nuansa gelap dan sendu. Namun dalam EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist ini semuanya lebih berwarna dan dengan lirik yang memberikan banyak pencerahan daripada menggerutu atas keadaan. Bagi saya pribadi, EP kedua ini lebih seru dan memiliki dinamikanya tersendiri,” tambah Bam lagi. 

Ada Black Brothers dan John Paul Patton

EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist merangkum empat materi yang dikerjakan sejak dimulai pada 2018 ini. Tepatnya sejak awal Januari hingga akhir Februari kemarin Bam Mastro intens berkutat di dalam studio untuk terus mematangkan keempat materi ini hingga memiliki ceritanya masing-masing. Inamorata yang lebih dulu muncul memiliki gambaran tentang masa lalu kehidupan percintaan dari sudut pandang seseorang yang hidup dengan kecemasan, ketidakamanan, ketakutan, kecurigaan, amarah, dan kecemburuan

Polar Bear memiliki gambaran Bam yang kerap merasa berbeda, In The Midst Of memiliki semangat untuk rela melepaskan sesuatu demi berjalan ke depan dengan lapang dada, dan kemudian juga lagu Hilang yang didapuk menjadi single terbaru penanda hadirnya EP kedua ini. 

Banyak cara yang dilakukan oleh Bam untuk membuat Hilang menjadi sebuah karya yang memiliki nilai lebih dari materi lainnya dalam EP kedua ini atau bahkan dibandingkan dengan EP sebelumnya. Hilang menjadi gambaran nyata dari penjelasan Bam Mastro di mana ia akan mengemas EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist ini dengan lebih berwarna.

Hilang memiliki lirik yang begitu dalam di mana Bam pribadi menyebutkan jika Hilang bercerita tentang kesepian yang sangat mendalam. Namun ketika didengarkan, jauh di luar ekspektasi yang terbangun atas judul yang diberikan di mana tiga unsur penting terdapat dalam lagu ini. Bam Mastro dengan vokal dan musiknya yang khas berpadu apik dengan sample band legendaris Indonesia, Black Brothers dan juga peran serta mantan rekan bermusik Bam di Elephant Kind, John Paul Patton dari Kelompok Penerbang Roket. 

“Saya merasa ada hal-hal yang bisa dikaitkan untuk track Hilang ini. Pola yang sudah saya buat sebelumnya cocok dileburkan dengan lagu Hilang milik Black Brothers. Saya dan team perlahan tapi pasti berusaha untuk mendapatkan izin dari para personel Black Brothers yang nyatanya sulit karena tidak ada yang menetap di Indonesia selain manager-nya di Papua. Dan Coki (John Paul Patton) juga memiliki ruang untuk ikut serta dalam lagu ini. Saya senang bisa menyampaikan sebuah rasa kehilangan yang mendalam dengan cara seperti ini,” tutur Bam Mastro menjelaskan. 

Bam Mastro bersama EP I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don’t Exist ini adalah bentuk peleburan dedikasi Bam Mastro pribadi untuk terus berkarya dengan kegelisahan yang ia rasakan. Melalui musiknya, adik dari penyanyi Neonomora ini turut memiliki misi untuk terus menginspirasi pendengarnya.    

“Jangan takut untuk menjadi beda dan jangan bangga untuk menjadi sama. Berani untuk menjadi diri sendiri dengan keunikan yang ada dan saya pun merasa senang karena hanya ada satu orang di dunia ini yang seperti saya,” tutup Bam.

Written by
I'm just a man who likes playing a game, watching movies, tv series, Dragon Ball, Digimon, Attack on Titan, and Kamen Rider.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.