Debut Perdana Tival adalah Mengalah

Lagu berjudul “Mengalah” dipilih menjadi single perdana Tival. (Indosemar Records)

Menjadi seorang selebgram dan kemudian Youtubers dengan ratusan ribu followers agaknya tidak cepat menjadikan seorang Tival Salsabila cepat berpuas diri. Dunia tarik suara dengan cepat memikatnya hingga dia pun merilis cover-cover lagu di kanal miliknya di sela-sela konten daily vlog dan review make-up. Hasilnya positif, suaranya dengan cepat diterima oleh masyarakat luas.

“Awalnya aku tertarik terjun ke dunia tarik suara itu karena memang dari kecil, aku udah suka nyanyi dan orangtua kebetulan support juga dengan hobi aku itu. Akhirnya saat SD, aku mengikuti les  menyanyi di Bandung dan beberapa kali ikut lomba-lomba menyanyi. Walaupun belum menang tapi itu jadi pengalaman berharga buat aku,” jelas Tival.

Debutnya di Youtube di bulan Oktober membawanya ke tingkat tarik suara yang lebih jauh. Di akhir tahun 2019 dia memutuskan untuk bergabung dengan label rekaman Indosemar Records.

Tival menjelaskan bila dia mendapat tawaran dari beberapa label rekaman dan salah satunya dari Indosemar. “Karena aku bersekolah di Boarding School, yang jadwalnya berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya, aku pikir pasti akan kesulitan mengatur jadwal sekolah dan menyanyi. Kerjasama dengan Indosemar lebih bisa fleksibel untuk jadwal, jadi akhirnya kami memutuskan untuk bekerjasama”, ungkapnya Tival.

Kini dara cantik kelahiran Bandung, 30 maret 2004 ini resmi merilis single perdana. Lagu berjudul “Mengalah” dipilih menjadi single perdana Tival. Lagu ciptaan dari Pika Iskandar ini diaransemen dengan indahnya oleh KhoenHuan.

“Lagu Mengalah ini bercerita tentang orang yang selalu  mengalah sama seseorang, dan rela melakukan apa aja untuk dia namun disia-siakan. Buat aku, tema lagu ini real life banget ceritanya, semacam lagu curhat dan relate banget sama kisah hidup banyak orang. Kebetulan aku juga ngerasa cocok dengan karakter vokal aku. Makanya aku pilih lagu ini menjadi single pertama aku”, ujar Tival.

Tival mengaku lagu ini cukup memiliki tantangan tersendiri.  “Selama proses rekaman lagu ini, bagian paling susah dan lama itu dibagian awal lagu, karena itu di nada rendah dan kadang suara aku hilang di bagian itu. Jadi selalu take ulang berkali-kali. Ditambah di hari itu, aku lagi puasa jadi berat banget rasanya recording saat puasa”, tutur Tival soal pengalaman rekamannya.

Tantangan Pendatang Baru

Di era digital ini, Tival menyadari banyaknya kemunculan bakat-bakat muda di dunia tarik suara. Namun Tival tidak takut bersaing secara sehat dengan terus menggali kemampuan dirinya. Mempelajari berbagai macam genre musik sebagai referensi termasuk salah satu caranya. “Sekarang banyak banget pendatang baru yang bagus-bagus. Karena untuk menjadi penyanyi sekarang, mungkin nggak sesusah dulu yah. Aku tahu persaingan di dunia yang aku geluti ini, pastinya sangat ketat. Jadi banyak belajar untuk menjaga kualitas diri itu penting banget”, ucap Tival mantap.

“Besar harapan aku, kehadiran aku di industri musik Indonesia, semoga sedikit banyak bisa ikut memperkaya musik Indonesia. Demikian juga dengan lagu ini, semoga bisa diterima dengan baik. Banyak orang yang suka dan tersentuh sama lagu ini. Buat yang suka lagu-lagu galau, semoga pesan yang ingin aku sampaikan di lagu ini bisa sampai ke semua yang mendengarkan. Inilah karya dari aku dan yang terbaik dari aku”, ujar Tival tentang harapannya.

 

Written by
Mulai mengenal pop culture dari manga Dragon Ball dan Doraemon, hingga dihancurkan secara mental dengan Evangelion. Sekarang mencoba bermain dengan visual melalui media foto dan video.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.