Persiapkan “Arjuna”, Panitia Sansekerta 2019 Habiskan 10 Bulan

Mempersiapkan sebuah pertunjukan teater musikal jelas bukanlah hal yang mudah. Ada begitu banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari pemilihan pemeran, latihan akting dan koreografi, hingga proses mempromosikan pagelaran ini sendiri.

Oleh karena itu, nggak heran kalau teman-teman dari Prasetiya Mulya sampai menghabiskan 10 bulan untuk mempersiapkan event tahunan mereka, Sansekerta, yang di tahun 2019 ini akan mempersembahkan pertunjukan teater berjudul Arjuna pada tanggal 22 Juni mendatang.

Asisten Sutradara Satu Arjuna, Muhammad Farhan Gunawan, menceritakan kalau proses rekrutmen panitia dan casting pemeran berlangsung selama satu bulan pada Agustus 2018.

“Kami mengantongi nama-nama (para pemeran) di bulan September. Setelah itu kami melakukan reading. Itu belum dikasih tahu peran mereka apa. Barulah setelah proses reading kami menentukan siapa dapat peran apa,” ujar Farhan saat ditemui pada konferensi pers Sansekerta 2019 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta (4/5).

Proses latihan dan perbaikan naskah pun kemudian berjalan beriringan sejak bulan November, JoyFriends. Farhan menyebutkan kalau semua orang pada saat itu berhak menyumbangkan saran terkait naskah pementasan ini. Terlebih jika orang yang bersangkutan kebetulan memang akrab dengan kisah Pandawa Lima. Saran-saran tersebut sangat dibutuhkan agar para penulis naskah bisa menghasilkan dialog yang sesuai dengan kisah aslinya.

Sementara itu, Asisten Sutradara Dua Arjuna, Michael Devarapriya, menyebutkan bahwa proses latihan para pemeran dimulai dari pelatihan dasar-dasar akting. Bahkan, dia bilang kalau proses latihan dasar ini lebih lama daripada proses menghafal naskah atau melatih adegan.

“Jadi, bagaimana menggali (cara) mereka mengeksplorasi tubuh, bagaimana merespon terhadap bunyi dan kondisi sekelilingnya, belajar dinamika nada, menyampaikan dialog agar tidak monoton. Jadi, kita eksplor hingga mereka menyadari dan mengerti seperti apa sih karakter yang akan ditampilkan,” jelas Michael.

Seiring dengan berjalannya proses latihan tersebut, sutradara menyiapkan visual yang akan ditunjukkan nantinya. Mulai dari segi artistik, posisi set-nya, kejadian-kejadian yang mau di-highlight, hingga mood yang ingin disampaikan pada audiens.

Baca juga: “Arjuna”, Kisah Pencarian Jati Diri dari Prasetiya Mulya

Di sisi lain, Farhan mengaku kalau mempersiapkan Sansekerta 2019 dan Arjuna bukanlah hal yang mudah.  Mengatur jadwal latihan jadi salah satu tantangan terbesar tim produksi. Pasalnya, ada sekitar 180 orang dari tiga angkatan yang berbeda yang terlibat dalam pertunjukan teater ini.

“Angkatannya berbeda, kesibukannya masing-masing. Belum lagi mereka ada yang ikut kepanitiaan lain di kampus. Jadi, kami atur sedemikian rupa supaya bisa efektif. Misalnya, latihan blocking kami tentuin cukup dua minggu, scene satu sampai sekian. Sedetail itu kami harus persiapkan agar urusan kampus nggak terganggu dan Sansekerta bisa lancar mereka kerjakan,” pungkas Farhan.

Tiket pertunjukan teater ini dihargai pada kisaran Rp99.000 hingga Rp329.000. JoyFriends bisa cek harga dan jadwal pertunjukan selengkapnya di sini.

Disutradarai oleh Markus Hardjanto dan dibintangi oleh Abednego sebagai Arjuna, Arjuna akan naik panggung pada 22 Juni 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>