Summer Us Now Hadirkan Festival Yang Summer Banget!

Kemeriahan penonton saat Punchnello membawakan sigle hitsnya di Summer Us Now Music & Art Festival (29/09) kemarin. (doc. dian apriliana)

Summer Us Now akhirnya berhasil diselenggarakan dengan lancar pada tanggal 29 September lalu, dan jujur aja, kamu semua yang nggak dateng ke acara ini dijamin nyesel deh, Joyfriends.Acara musik dan art festival yang bertempat di Arcamanik Raya Golf & Country Club, Bandung ini mengundang banyak musisi dari manca negara lho!

Mulai dari musisi asal Korea Selatan yakni, Rheehab dan Punchnello, lalu juga ada dari New York yakni City of The Sun. Nggak ketinggalan, ada The Ransom Collective dari Philippines, serta musisi indie lokal seperti Juicy Luicy, Ikkubaru, Mantra Vutura, Rayssa Dynta, Rubah di Selatan, The Pantura’s, Wake Up Iris!  dan juga Peonies. Memang musisi yang ditampilkan nggak memiliki nama besar, namun karya mereka sudah diakui dan didukung oleh banyak pihak.

Kalau boleh dibilang Summer Us Now ini acara yang ramah pengunjung, sebab selalu diadakan Meet & Greet untuk bertemu dengan musisi atau artis favorit selama lima belas menit sekali. Terlebih banyak musisi manca negara di dalamnya, jadi acara festival ini jadi salah satu yang paling dinanti untuk fans Rheehab, Punchnello dan berbagai musisi lainnya.

Nggak hanya itu aja, namun juga elemen kebutuhan acara yang dihadirkan juga cukup menunjang kebahagiaan pengunjung. Seperti banyaknya penyediaan toilet bersih, tenant makanan yang beragam, bean bag di setiap sudut, kursi serta meja makan yang proper.

Teriknya Bandung nggak jadi masalah, karena bisa sing along bareng Juicy Luicy! (doc. Dian Apriliana)

Sayangnya ketika sampai venue, jam sudah menunjukkan pukul 16.00. Panggung yang terbagi menjadi dua sisi ini, salah satunya sudah diisi oleh Juicy Luicy, band indie asal Bandung yang sudah ada sejak tahun 2010 digawangi oleh sang vokalis, Uan Kaisar. Sebagai pemanasan, mereka membawakan lagu Marion Jola yang berjudul Jangan. Terdengar riuh penonton menyanyikan lagu bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan single dari mereka yakni Terlalu Tinggi, Tanpa Tergesa dan juga Aku Cinta Dia Yang Cinta Pacarnya. Lagi-lagi ketiga lagu tersebut disambut meriah oleh para pengunjung.

Konsep Bagus, Namun Sepi Pengunjung

Penampakan dua panggung Summer Us Now yang berdempetan, guna mempersingkat waktu prepartion (doc. instagram/dedot.asto)

Sebuah kesuksesan acara nggak hanya dilihat dari konsep penyelenggaraannya aja, tapi ramainya pengunjung juga jadi faktor utama kesuksesan acara. Sayangnya, di Summer Us Now meskipun sudah mengusung tema yang summer banget, segala macam atribut summer ada di venue, namun pengunjung masih saja terlihat sepi. Lapangan luas yang seharusnya bisa diisi oleh ribuan orang, saat itu hanya terlihat beberapa mojang bujang Bandung yang artsy, sembari menunggu band favoritnya tampil.

Penampilan dari City of The Sun setelah break Maghrib (doc. Dian Apriliana)

Memang nggak sebanyak ekspektasi seperti acara festival pada umumnya, namun setidaknya ada segerombolan remaja yang tampak histeris saat City of The Sun naik panggung. Trio acoustic post-rock asal Amerika ini nyatanya sukses menuai tepuk tangan dari penonton. Ya, memang personilnya tampan-tampan sih, hihi!

Baca juga: Bersama Double Deer dan PYT, Ismaya Rilis Darlin’ Records

Rheehab dan Punchnello Sukses Memeriahkan Panggung!

Ini dia, Rheehab yang bikin cewek – cewek jomblo pada histeris! (doc. Dian Apriliana)

Nggak terasa sudah lima jam berdiri di lapangan golf Arcamanik, Bandung untuk menyaksikan beragam musisi indie tampil dalam dua panggung yang bersebelahan. Semakin malam semakin banyak yang berkumpul di depan panggung utama untuk menyaksikan Rheehab, musisi hip-hop dan R&B asal Korea Selatan yang baru pertama kali menyambangi Bandung, Indonesia.

Teriak histeris saling bersaut-sautan antar fans yang hadir, nggak jarang Rheehab merespon gerak tubuh fansnya yang menggunakan kedua tangannya untuk membentuk hati. Rheehab sendiri mengaku tidak lancar menggunakan Bahasa Inggris, maka saat di panggung ia hanya terus bernyanyi dan sesekali menyapa fansnya dalam Bahasa Inggris dengan terbata-bata. Begitu juga dengan Punchnello, rapper dan produser asal Korea Selatan yang merupakan musisi di bawah sub-label YG Entertainment. “Haturnuhun,” itulah kata-kata yang terucap dari mulut, pemilik nama asli Lee Youngsin, yang kemudian disambut histeris oleh pengunjung.

Mantra Vutura berikan sentuhan musik elektronik di Summer Us Now (doc. Dian Apriliana)

Well, secara keseluruhan untuk acara festival bergengsi ini cukup memuaskan, bagi saya sebagai pengunjung, sangat dimanja dengan banyaknya chill area. Jika ada Summer Us Now selanjutnya, mungkin lebih seru dibikin di Jakarta kali ya?

Written by
die hard fans of unicorn, sushi, flamingo and rose gold thing.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.