Turnamen eSports SEACA Resmi Digelar, 1.4 Milyar Jadi Rebutan

Co-founder & CEO UniPin, Ashadi Ang saat membuka SEACA, Rabu (17/10). (JoyPixel.id/Amos Prabowo)

Turnamen electronic sports (eSports) SEACA (South East Asia Cyber Arena) akhirnya resmi digelar. Kompetisi esports tingkat Asia Tenggara gelaran Unipin eSports ini akan berlangsung dari tanggal 17 sampai 21 Oktober di Mal Taman Anggrek, Jakarta.

Dimulai dari babak kualifikasi yang dilakukan secara offline di 16 kota di Indonesia, sebanyak 230 finalis bakal berkompetisi memperebutkan total hadiah 1.4 milyar Rupiah! Mengenai kualifikasi offline sendiri, ini adalah sebuah hal yang belum lazim dilakukan di dunia esport Indonesia karena sejatinya permainannya sendiri dilakukan secara online. Co-founder & CEO UniPin, Ashadi Ang menjelaskan bila hal tersebut adalah bukti keseriusan Unipin eSports menggarap pasar mereka.

“Mengapa repot-report melakukan hal itu, karena ini adalah bukti keseriusan kami. Kualifikasi offline juga memberikan kesempatan kepada gamers Tanah Air agar bisa unjuk gigi,” ujarnya di acara pembukaan SEACA, Rabu (17/10)

Bukti lain bahwa pihaknya serius menggarap dunia eSports Indonesia adalah pool prizenya yang sebesar 1.4 milyar. “Ini adalah pesan kalau dunia eSports kalau ditekuni bisa benar-benar menjanjikan dan bukan profesi yang dianggap enteng,” imbuhnya.

Memang kalau melihat dari data, jumlah belanja pemain games di Indonesia nggak main-main. Menurut hasil riset Newzoo, pada tahun 2017 terdapat 43.7 juta gamers Indonesia yang rela membelanjakan uangnya hingga total USD 880 juta, dan ini menempatkan Indonesia di posisi 16 dunia dari sisi pendapatan yang berasal dari game online. Sementara, di kawasan Asia Tenggara sendiri terdapat 9.5 juta penggiat eSports dan jumlah ini akan naik dua kali lipat di tahun 2019.

Diperkirakan total jumlah penonton eSports lebih dari 40 juta orang di tahun 2019, dan Indonesia termasuk dalam 6 negara besar selain Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam yang menyumbang 98% penggiat eSports di kawasan ini. Bahkan, eSports akan mulai dipertandingkan di ajang Asian Games 2022 mendatang.

Maka dari itu, tidaklah mengherankan bila setelah menggarap Indonesia, Unipin eSports bakal melebarkan sayapnya ke negara-negara Asia Tenggara. Ashadi mengatakan bila selanjutnya mereka bakal menggarap Malaysia dan Myanmmar. “Untuk tujuan inilah Unipin eSports dibentuk, menjadikan Indonesia pusat eSports di Asia Tenggara,” bebernya.

Di acara SEACA ini, turut menghadirkan kompetisi World Electronic Sports Games (WESG) dengan total hadiah sebesar USD 5.500.000, di mana pemenangnya akan dikirim untuk bertanding mewakili Indonesia di kancah Internasional yang grand final akan diselenggarakan di China.

Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

0 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>