Incredibles 2 – Review : Arti Sebuah Keluarga

User Rating: 9
Bisakah keluarga super ini melalui salah satu fase terberat dalam hidup mereka?

Setelah 13 tahun berselang sejak film pertamanya dirilis, Incredibles 2 masih dengan jelas menyisakan memori tentang sebuah keluarga super yang walau sesuper apapun, mereka semua tetap sebuah keluarga biasa pada umumnya.

Beragam masalah yang dapat terjadi pada umumnya pun tetap dihadirkan di film ini, sehingga membuat The Incredibles dengan gampang diingat karena begitu hangat dan akrab. Makanya nggak heran kalau sekarang sekuelnya pun bisa melakukan hal yang sama, malah dengan cerita dan kualitas yang lebih hebat.

Layaknya sebuah sekuel yang selalu jadi perbandingan dari film pertamanya, Brad Bird selaku penulis naskah paham betul apa yang menjadi kekuatan utama di film Incredibles 2. Melalui pendekatan yang sama, dia selaku penulis cerita juga mampu menuturkan masalah khas yang diterima oleh semua keluarga saat anak-anaknya beranjak dewasa. Dan tentunya masalah superhero pada umumnya.

Seperti yang bisa kita lihat dalam Avengers : Civil Wars, kehadiran superhero nggak melulu jadi kegemaran di kalangan masyarakat. Terlebih lagi kalau politikus ikut campur demi kepentingan mereka. Alhasil masa kejayaan Mr. Incredible/Bob Parr (Craig T. Nelson) pun turut surut dengan sebuah insiden yang terjadi lewat pertarungan ia dan keluarga dengan Underminer.

Pemerintah pun ingin para superhero diam aja dan biar semua berjalan seperti seharusnya. Bob pun terpaksa menurut dan berdiskusi dengan sang istri, Helen/Elastigirl (Holly Hunter) tentang masalah dasar sebuah keluarga, yakni biaya hidup. Bob memutuskan untuk bekerja seperti umumnya dan Helen mengurus anak-anak layaknya keluarga biasa.

Cerita mulai berbalik arah saat kakak-adik Deavor turun tangan dalam permasalahan ini. Winston Deavor (Bob Odenkirk) ingin para superhero benar-benar bisa dihargai di masyarakat. Terlebih lagi masa lalu keluarganya yang berantakan akibat nggak adanya sosok superhero. Belajar dari hal tersebut, ia dengan sang adik Evelyn mencoba menyusun skema agar sosok superhero kembali hype dan mendapatkan kembali masa kejayaan mereka.

Roda pun berputar, seperti Mas Adi di sitkom “Tetangga Masa Gitu”, Bob pun harus bertukar peran menjadi pengurus rumah tangga

Malangnya, rencana besar ini nggak berjalan sesuai dengan yang diharapkan Bob, di mana ia yang paling ngebet “tampil”. Berdasarkan perhitungan dan riset, Helen yang terpilih karena dialah yang paling bisa membuat kerusakan minimum dalam setiap aksi. Pertukaran peran pun terjadi, Bob bertindak sebagai pengurus keluarga, sedangkan Elastigirl sibuk “mencari muka” dengan harapan hidup mereka dapat kembali seperti semula.

Aksi heroisme dan unsur emosi yang kental bisa dengan pas diramu dalam film Incredibles 2 ini. Stereotype film superhero di mana hanya ada pertarungan baik dan jahat bisa menjadi begitu merakyat di kehidupan keluarga Parr. Bob yang kelimpungan mengasuh anak-anak, Violet yang memasuki masa puber di mana emosinya naik-turun nggak karuan, dan Jack-Jack yang akhirnya mendapatkan kekuatan supernya. Semuanya sangat natural layaknya kita nonton serial televisi Keluarga Cemara. LOL!

Semua anggota keluarga nggak lepas dari permasalahan hidup mereka, sebut saja Violet yang beranjak dewasa.

Bicara soal animasi, banyak yang bisa dipuji dari kualitas penggarapan Disney – Pixar. Bagi fans lawas, semua visual tampak masih sama dengan film pertamanya, tapi tampak lebih nyata. Detil rambut, gradasi kulit, warna-warna yang tambah kontras sangat memanjakan mata. Tapi tetap, rasa yang ada sewaktu kita menonton The Incredibles masih tetap ada di film ini seperti selang waktunya benar-benar terjadi seperti di filmnya, bukan 13 tahun seperti kenyataannya.

Incredibles 2 adalah sekuel yang memanjakan, baik dari segi visual maupun dari segi cerita. Semua karakter tambah hidup seiring dengan karakter mereka yang semakin bertambah usianya. Sementara animasinya patut diacungi jempol karena masih tetap menyuguhkan visual yang sama, tapi dengan penambahan kualitas. Sebuah film keluarga yang layak ditonton oleh segala usia, bahkan kami rekomendasikan!

Summary
Sekuel yang benar-benar layak disebut sekuel. Penantian 13 tahun yang terbayar lunas, bahkan nagih! Sebaiknya kamu ajak keluarga kamu untuk nonton film ini, karena film Incredibles 2 adalah film keluarga banget.
Good
  • Naskah yang kuat, apik dan realistis
  • Animasi yang tetap sama rasanya namun bertambah kualitasnya
  • humornya cukup ngena buat semua orang
  • Love all the 70's / 80's references in this movie
Bad
  • Nggak ada indikasi bakal berlanjut ke film selanjutnya
9
Amazing
Written by
Being adult with the spirit of Samurai X and Neon Genesis Evangelion, this man now decided to make a team of superhero like Avengers. Moviegoers and you can follow his visual track on instagram.

Is the Story Interesting?

2 0

1 Comment

  1. Bad nya itu story underminer nya belum siap jadi ada kemungkinan sekuel selanjutnya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>