Mortal Engines – Review : Bikin Ketar-Ketir

User Rating: 8
Wajah manis Hester Shaw (Hera Hilmar) - (doc. Universal Pictures)

Ketika melihat cuplikan posternya di internet, pertanyaan yang terlintas di otak saya adalah : apanya Mortal Kombat? Ternyata ngga ada hubungan persaudaraan. Tapi emang jenisnya aja mirip, tentang kematian dan ancaman yang besar bagi makhluk hidup dan lingkungannya. FYI, Indonesia patut bangga, sebab Mortal Engines ini rilis lebih dulu seminggu dari Amerika. Cihiy!

Mortal Engines diangkat dari novel fiksi karya Philip Reeve dengan judul yang sama. Mengisahkan tentang chaos-nya penduduk bumi pada masa post-apocalyptic. Film ini dikemas sedemikian rupa oleh Christian Rivers, dan diperankan oleh Hera Hilmar sebagai Hester Shaw, Hugo Weaving sebagai Thaddeus Valentine, Jihae sebagai Anna Fang, Robert Sheehan sebagai Tom Natsworthy, Stephen Lang sebagai Shrike, Leila George sebagai Katherine Valentine, dan juga Ronan Raftery sebagai Bevis Pod.

Fantasi Yang Ciamik

Kemegahan London yang bergerak di atas tanah (doc. Universal Pictures)

Philip Reeve menyajikan kisah fantasi yang sangat menarik. Jika dahulu kala, manusia hidup dengan cara nomaden alias berpindah-pindah tempat, di film ini sekota-kotanya ikut berpindah tempat! Semua itu terjadi berkat kekuatan ghaib dan ilmu sains yang dimiliki oleh Thaddeus Valentine yang juga seorang arkeolog. Ia bercita-cita menjadikan London lebih baik lagi ke depannya.

Si ngeselin, Thaddeus Valentine, ngga kok dia bukan mau niup suling (doc. Universal Pictures)

Bumi yang digambarkan dalam film ini benar-benar tidak bisa dipandang seperti bumi kita sekarang. Pengendara kota tersebut merakit semuanya dengan sisa-sisa peradaban yang ada, benar-benar ngga habis pikir! Saya aja bingung. Kalo pernah liat transformer dari mobil jadi robot, kalau Mortal Engines ini dari kota jadi kendaraan, tapi ya tetep kota. London disebut juga sebagai Predator karena bodinya besar dan sekali lindas hancur semua, segala perbekalan senjatanya juga lengkap.

Kisah Pelik Hester Shaw

Konflik yang disajikan dalam Mortal Engines nggak jauh-jauh dari formula film fantasi dan peperangan pada umumnya. Kota London digambarkan ingin menguasai dunia, sementara itu tokoh utama kita, Hester Shaw, adalah seorang gadis yang berasal dari kendaraan kota yang terbilang lawas dibandingkan dengan London. Di sana ia hidup sendiri dan bisa survive berbekal kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Kalau dipikir-pikir konfliknya ya dramatis banget.

Namun ada beberapa hal yang bisa dilihat dari kisah pelik ini, bahwa sesungguhnya apa yang terjadi di layar adalah rangkuman dari keperkasaan seorang wanita. Shaw bahkan sanggup menyelamatkan Shan Guo dari bahaya Predator London dan mendamaikan bumi kembali. Namun namanya wanita, ya perannya nggak jauh dari bantuan lelaki, sebut saja Tom, yang sampai akhir film nggak tau status mereka berdua apa. Kayaknya emang lagi musim ya, deket, tapi ngga ada kejelasan apa-apa.

Mudah Ditebak

Sayangnya film dengan adegan yang bikin jantung saya ketar-ketir ini alurnya mudah ditebak, dari pertengahan cerita hingga akhir, saya sudah merasakan hawa-hawa “bentar lagi ada yang bantuin nih,” eh bener. “mati nih,” eh bener. “pasti boong nih orang,” eh bener.

Tapi untungnya meskipun ceritanya mudah ditebak, penonton disuguhkan berbagai macam visual yang menarik dan gemes aja diliatnya, seperti beberapa kendaraan udara alias pesawat terbang. Pesawat yang dipakai Anna Fang (Jihae) ini memicu perhatian lebih dari saya ketika dia datang ke sebuah kota di Selatan. Dari tampilannya, bagaimana cara mendaratnya, sungguh menggemaskan..

Summary
Well, overall filmnya oke untuk masuk ke bucket list kamu, Joyfriends! Jangan bawa anak kecil, karena ada adegan sadis-sadisnya.
Good
  • Visualisasinya kece
  • Actornya tampan dan cantik jadi ngga ngebosenin
  • Keperkasaan wanita divisualisasikan secara nyata
  • Konsep post-apocalyptic yang unik
Bad
  • Alur cerita mudah ditebak
8
Great
Written by
die hard fans of unicorn, sushi, flamingo and rose gold thing.

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>