Onward – Review: Saat Hal Mistis Bertemu Dunia Modern

User Rating: 7

Mystic Meets Modern, kata yang pertama keluar dari penulis untuk karya terbaru Disney Pixar’s Onward. Film ini bercerita tentang dua bersaudara, Barley dan Ian Lightfoot, yang menjalankan misi untuk menemukan sisa-sisa keajaiban dunia.

Melihat tipikal film Disney yang memiliki kebiasaan membawa hal-hal yang berbau fantasi, Onward mungkin bisa dikatakan sebuah anomali. Pasalnya kisah ini mengambil latar di negeri fantasi yang sudah terpapar modernisasi. Negeri tersebut hidup penyihir dan berbagai mahluk mistis dan mitologi seperti centaur, unicorn, peri, dan kawan-kawan yang lain tetapi mereka hidup dengan modernitas.

Seperti umumnya di dunia nyata, mereka pun perlahan mulai meninggalkan sihir dan hal mistis. Ketika mereka bisa menghidupkan lampu dengan sekali sentuhan saklar, lalu apa gunanya merapal mantra api lagi bukan?

ENJOY READ ALSO: Her Blue Sky – Review: Lagi-Lagi Mari Okada Bikin Hancur Hati

Onward berpusat pada seorang remaja, Ian Lightfoot yang merupakan seorang elf. Kini Ian berusia 16 tahun dan sang ibu memberikan hadiah spesial peninggalan sang ayah. Hadiah tersebut berupa tongkat sihir, permata dan juga sepucuk surat yang berisikan mantra untuk bertemu sang ayah meski hanya 1 hari. Ian dibantu oleh kakaknya Barley yang menggemari sejarah tentang sihir dan juga board game yang menurut Barley berasal dari sejarah sungguhan.

Ian pun mencoba mantra tersebut, namun hasilnya tak seperti yang ia harapkan. Akhirnya dimulailah petualangan kakak beradik ini untuk mendapatkan kesempatan kedua untuk bertemu sang ayah yang sudah meninggal di hari spesial milik Ian.

It’s All About Family After All

Onwards menyuguhkan hubungan yang sangat dalam antara ayah-anak dan terlebih lagi hubungan kakak-beradik yang mencoba mengisi kekosongan akan sosok seorang ayah. Petualangan yang disajikan pun menjadi suguhan lengkap untuk para fans, mulai dari aksi menegangkan, jenaka, hingga sedih. Semuanya menambahkan koneksi antar karakter Ian dan Barley.

(Doc. Disney’s Pixar)

Siapa sangka, para Avengers cocok untuk memerankan sepasang kakak-beradik ini. Tom Holland mengisi suara Ian Lightfoot si remaja pemalu yang ingin merubah dirinya di umur yang baru. Sementara Chris Pratt mengisi suara sang kakak Barley Lightfoot yang menggemari sihir dan petualangan.

Dynamic Duo ini bekerjasama demi mencapai mimpi mereka yaitu bertemu sang ayah meski hanya satu hari. Unsur kekeluargaan menjadi suguhan utama selain sihir, mistis, hingga bermacam mitologi dapat dijumpai di sini.

Tak hanya mereka berdua, Julia Louis-Dreyfus juga berhasil mengisi suara ibu dari Ian dan Barley serta memberikan sosok ibu yang kuat dalam film ini. Octavia Spencer juga mengisi suara karakter Menticore yang menurut penulis menampilkan dua sisi menticore yang sangat apik.

(Doc. Disney’s Pixar)

ENJOY READ ALSO: Sonic The Hedgehog – Review: Nostalgia aja Nggak Cukup!

Verdict

Onward memiliki hampir semua yang dibutuhkan untuk genre fantasi. Menurut penulis, Disney kurang menampilkan aksi menegangkan yang dimana akan sangat lengkap jika ditampilkan dari awal film. Penulis baru merasakan ketegangan sesungguhnya di menit-menit akhir, padahal banyak film fantasi yang sudah menampilkan itu sejak menit awal. Atau…mungkin saja Disney ingin menyimpan hal itu hingga akhir dan menjadikannya element of suprises.

Sebagai Film ke-22, Disney dan Pixar sudah menyuguhkan kisah yang unik. Sutradara Dan Scanlon mengaku bila kisah ini terinspirasi dari cerita dia sendiri dengan saudara laki-lakinya.

“Ayah kami meninggal saat saya berusia satu tahun. Kita semua pasti pernah merasa kehilangan, dan kesempatan untuk meghabisakan satu hari bersama orang yang telah meninggalkan kita tentunya merupakan impian yang tak ternilai harganya,” paparnya.

Film berdurasi 102 menit ini dibintangi oleh Tom Holland, Chriss Pratt, Julia Louis Dreyfus, Octavia Spencer dan Ali Wong. Onward tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 4 Maret 2020, JoyFriends!

Editor : Amos Anugrah

Summary
Onward memiliki hampir semua yang dibutuhkan untuk genre fantasi, meski bisa dikatakan kurang greget di bagian petualangannya.
Good
  • Keluarga banget filmnya
  • Paket lengkap, semua genre ada
Bad
  • Nggak ada musuh yang jelas dari awal
  • Tegangnya baru di akhir-akhir
7
Good
Written by
Dengan Kekuatan Bulan Akan Menghukum Mu!!! ~Shadow Moon~

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.