Pokemon: Detective Pikachu – Review: Simple, tapi Berkesan

User Rating: 7.5

Penggemar Jejepangan patut berbahagia di bulan Mei ini. Pasalnya, ada dua franchise Jepang yang akan hadir di layar perak Indonesia, apalagi kalau bukan Pokemon dan Godzilla! Nah, Minggu (5/5) lalu, saya berkesempatan untuk ikutan nonton penayangan perdana Pokemon: Detective Pikachu. Kayak apa hasilnya film live action perdana Pikachu dan kawan-kawan ini? Simak ulasan lengkapnya di bawah sini, JoyFriends.

Jangan lupa, mungkin ada sedikit spoiler di dalam tulisan ini. Jadi, kalau kamu antispoiler garis keras, mungkin lebih berminat baca artikel-artikel kami yang lain dulu.

Kisah Pokemon: Detective Pikachu berlatar di Ryme City, sebuah kota di mana manusia dan pokemon hidup berdampingan, tanpa Pokeball maupun pertarungan pokemon. Harmonis deh pokoknya. Nah, di kota inilah protagonis kita, Tim Goodman, berusaha memecahkan misteri ayahnya yang hilang setelah kecelakaan misterius.

Nah, seperti yang udah kamu lihat di trailernya, Tim kemudian bertemu dengan seekor Pikachu yang bisa berbicara dengannya. Nggak cuma bicara, Pikachu misterius ini pun menyebut dirinya seorang detektif dan menawarkan diri untuk membantu Tim. Di tengah perjalanan, mereka berdua bertemu seorang reporter magang bernama Lucy Stevens yang tanpa disangka-sangka memegang salah satu kunci jawaban hilangnya ayah Tim.

Kisah Sederhana dengan CGI yang Apik

Secara keseluruhan, kisah yang ditampilkan dalam Pokemon: Detective Pikachu cukup sederhana dan mudah dipahami. Nggak ada anak cerita yang bikin film ini jadi rumit. Mungkin karena pada dasarnya film ini memang disajikan untuk anak-anak.

Namun, sederhana bukan berarti nggak bermakna, JoyFriends. Film arahan Rob Letterman ini bisa dibilang sukses menonjolkan konsep “menjadi diri yang lebih baik”, sesuai dengan lirik lagu Pokemon yang terkenal itu, “I wanna be the very best, like no one ever was.”

Kita diperlihatkan perubahan sikap Tim yang awalnya pesimistis dan pasrah dengan nasibnya, perlahan kembali menemukan gairah hidup seiring perjalanannya mencari sang ayah. Hal yang sama juga terjadi pada Lucy. Ia tetap kukuh mengejar berita meski bolak-balik diremehkan oleh bos dan seniornya di kantor.

Komedi juga jelas jadi unsur utama yang ditonjolkan dalam film ini. Ryan Reynolds sebagai seiyuu Pikachu berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Bacotan tanpa henti ditambah celetukan-celetukan yang kadang absurd sukses membuat penonton terhibur. Dengan kata lain, kita berasa melihat Deadpool dengan wujud Pikachu. Keberadaan Psyduck yang menjadi partnernya Lucy juga mengundang gelak tawa para penonton. Nggak beda jauh dengan versi anime, Psyduck yang ini juga digambarkan sebagai seekor pokemon yang nggak berguna dan cuma bikin repot.

Kelebihan lain dalam film ini tentu aja kualitas CGI para pokemon yang keren abis, JoyFriends! Berbeda dengan si Landak Biru yang tengah dicerca habis-habisan, Pikachu dan kawan-kawan tampil apik dengan detail-detail yang nggak bisa kamu saksikan di anime. Misalnya aja bulu-bulu Pikachu maupun sisik Charizard. Dijamin kamu bakal puas ngelihat berbagai wujud pokemon dalam film ini.

Baca juga: Review Avengers Endgame : Epilog yang Epic dan Memorable

Adegan Action yang Keren, Tapi Kurang Banyak

Adegan action pertarungan Pokemon juga berhasil disajikan dengan baik. Kemampuan listrik Pikachu, pisau air Greninja, napas api Charizard, hingga kemampuan sang pokemon terkuat di dunia, Mewtwo. Sayangnya, porsi adegan pertarungan pokemon di sini terbilang minim, JoyFriends. Jadi, kalau kamu nonton film ini dengan harapan bisa ngeliat pertarungan pokemon versi live action, siap-siap kecewa.

Plot twist yang disajikan di akhir film juga nggak terlalu mindblowing. Jika kamu perhatikan berbagai clue yang bertebaran, di pertengahan film pun kamu udah bisa menebak jawaban misteri hilangnya ayah Tim.

Dibintangi oleh Ryan Reynolds dan Justice Smith, Pokemon: Detective Pikachu tayang di Indonesia mulai tanggal 8 Mei 2019.

 

Summary
Bagi saya, Pokemon: Detective Pikachu sukses menghibur para penontonnya. Film ini juga jadi awalan yang bagus jika Warner Bros., Legendary Pictures, dan The Pokemon Company mau terus mengembangkan dunia pokemon di layar lebar. Bagi kamu para penggemar franchise legendaris ini, wajib banget buat nonton Detective Pikachu. Jangan lupa juga ajak adik atau keponakan, ya!
Good
  • Kisah sederhana namun penuh makna
  • Bacotan khas Ryan Reynolds
  • CGI yang super apik
Bad
  • Plot twist mudah ditebak
  • Minim adegan pertarungan pokemon
7.5
Good
Written by
さあ、実験を始めようか?

Is the Story Interesting?

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>