Tremble All You Want – Review: Bukan Sekadar Film Romance-Comedy

User Rating: 8.5

Pernahkah kamu suka sama seseorang selama 10 tahun, walalupun kamu nggak tahu kabar si doi sekarang kayak gimana? Terus kalo suatu saat kamu ketemu si Doi itu, apa yang akan kamu lakuin?

Nah film Tremble all You Want ini berkisah tentang Eto Yoshika (Mayu Matsuoka), 24 tahun, seorang gadis “unik” yang  bekerja sebagai akuntan. Dia diam-diam selama 10 tahun masih terus naksir pada cinta pertamanya yang disebutnya ‘Ichi’ (Takumi Kitamura). Padahal, ada seorang yang disebutnya ‘Nii’ yang menunggunya dengan tulus. Yoshika atas sudut pandangnya sendiri merasa sangat menikmati hidupnya, berbicara tanpa henti tentang ‘Ichi’ pada semua orang, sampai suatu hari semua khayalannya terhenti dan dihadapkan dengan kenyataan yang harus dia hadapi di lingkungannya.

Penyampaian Cerita yang Unik dan Menarik

Film Tremble All You Want yang disutradarai oleh Akiko Ohku ini diadaptasi dari novel dengan nama yang sama (2010) karya Risa Wataya. Film ini berhasil menaklukkan hati publik di Tokyo Film Festival 2017 dengan memenangkan “Audience Award”.

Kalau mau dikategorikan, film ini bergenre Romance/Love-Comedy (Rabu-Com kalau orang Jepang nyebutnya), karena kamu dijamin akan tertawa dengan kekonyolan karakter yang disajikan.  Namun sang sutradara sepertinya sengaja merusak segala kelucuan yang diharapkan di awal film dengan menyuguguhkan karakter yang rumit dalam setiap peran ini.

Eits jangan salah, seluruh transisi suasana atau plot twist-nya film ini berjalan sangat lembut tanpa akan kamu sadari dan kamu akan hanyut di setiap adegan yang ada. Misalnya di saat membahagian Yoshika, seluruh dunia tampak menyala dan merayakan kegembiraannya bersamanya, namun hanya butuh beberapa saat sebelum Ooku menyadarkan seluruh penonton bahwa semua adegan kehidupan sosial Yoshika yang ramah dengan duanya itu hanya khayalan belaka. Betul-betul screenplay yang brilian!

Seperti paparan dari Akiko Ohku setelah film ini ditayangkan, sebenarnya novel yang dia adaptasi merupakan novel monolog peran utama. Namun, dia berhasil mengubah monolog tersebut menjadi sebuah dialog imajiner dengan menciptakan beberapa karakter yang ada di awal film merupakan karakter khayalan yang mampu digambarkan secara nyata oleh Ohku.

Baca juga: Reino Barack: Tokusatsu Memberikan Impian dan Harapan

 Credit belong to Mayu Matsuoka

Mayu Matsuoka sebagai Yoshika dalam Film Tremble All You Want sumber : Tokyo International Film Festival

Tidak diragukan lagi, hampir semua credit akan saya peruntukkan kepada Mayu Matsuoka sebagai pemeran utama. Mayu Matsuoka dengan kemampuan yang luar biasa mampu merepresentasikan pergeseran karakter dari orang introvert yang merasa selalu tersakiti olah keinginan menjadi sosok yang gembira dan bersemangat dalam sekejap.

Dia mampu membawakan karakter Yoshika ketika pada puncak ekspresi bahagianya (gimana enggak, bayangin aja cewek yang nggak pernah pacaran, terus ditembak untuk pertama kalinya) dan pada titik terendah depresinya disaat ternyata semua yang dilakukan selama setengah film hanyalah khalayannya.

Baca juga: Chihayafuru Part 3 – Review: Adaptasi yang Sempurna

Pesan Implisit

Sumber: Tremble All You Want Trailer screen grab

Bagi saya, film ini memiliki pesan implisit untuk orang-orang yang belum berpengalaman menghadapi kisah percintaan di hidupnya. Tremble All You Want mengajarkan penonton supaya jangan terlalu mendewakan perasaanmu terhadap seseorang. Lihatlah sekelilingmu, lihatlah dunia di sekitarmu bahwa banyak sekali orang yang peduli dan sayang padamu. Film ini mengajarkan kita bahwa cinta itu ajaib karena ketidaksempurnaannya. Selanjutnya kita juga akan diminta untuk melihat/menilai hudup kita dari perspektif lain selain dari sudut pandang diri kita. Kita akan menemukan ide-ide fantastis yang nggak akan terbayang sebelumnya.

Pemutaran Tremble All You Want merupakan bagian dari Pekan Sinema Jepang 2018. Kamu bisa cek jadwal pemutaran film lainnya di sini.

Summary
Tremble All You Want benar-benar sangat menghibur. Perpaduan antara komedi dan romansa yang ada di dalamnya bakal membuatmu terhanyut di setiap adegannya. Cocok banget kalo mau nonton bareng sama gebetan, film ini mungkin bisa jadi katalis hubungan kalian
Good
  • Sangat menghibur
  • Gaya penceritaan yang menarik
  • Aksi bintang utama yang all-out
  • Transisi plot twist yang sangat lembut
Bad
  • Terlalu "Jepang", mungkin akan sulit dinikmati oleh penonton yang nggak akrab dengan budaya Jepang
8.5
Great
Written by
| Logistician Wannabe | Pop Culture Entusiast | Anime Maniac |

Is the Story Interesting?

2 0